Stay in The know

Intermezzo

Lima Perempuan Pencipta Kain dari Limbah

Lima Perempuan Pencipta Kain dari Limbah

Limbah kedelai yang disulap menjadi barang fashion.

Durasi baca: 1 menit.

 

Tahu dan tempe adalah salah satu lauk andalan rakyat Indonesia. Harganya yang merakyat menjadi pilihan untuk memenuhi asupan harian protein nabati. Banyaknya industri tempe dan tahu berbanding lurus dengan limbah yang dihasilkannya. Limbah berupa air ini biasanya dibuang ke sungai dan nantinya malah mencemari sungai.

 

Dari masalah inilah, lima perempuan dari Yogyakarta menciptakan kain dari limbah kedelai tersebut. Kelima perempuan itu adalah Irene Agrivina, Asa Rahmana, Ratna Djuwita, Atinna Rizqiana dan Eka Jayani. Pemanfaatan limbah yang menghasilkan barang fashion ini muncul dari kesadaran bahwa manusia harus berhenti mengandalkan kebutuhan sandang dari kulit hewan. Jika Korea Selatan memiliki cara tersendiri untuk mengolah sampah makanannya, produk yang beri nama Soya C(O)U(L)TURE ini adalah cara kelima perempuan tersebut mengolah sampah dan menghasilkan daya jual darinya.



(Foto: Xxlab.honfablab.org)

You Might Also LIke