Stay in The know

Intermezzo

Jakarta Masuk Sebagai Kota Paling Tidak Aman Bagi Perempuan

Jakarta Masuk Sebagai Kota Paling Tidak Aman Bagi Perempuan

Inilah 10 kota di dunia yang paling tidak aman bagi perempuan.

Durasi baca: 1 menit 15 detik


Pemerkosaan, pernikahan paksa, hingga pembunuhan merupakan indikasi ketidakamanan sebuah kota. Melihat dari seluruh kota di dunia, ternyata ada 10 kota yang paling tidak aman bagi perempuan. Hasil ini merupakan survei dari Thomson Reuters Foundation. Menurut lembaga tersebut Jakarta masuk dalam 10 kota paling tidak aman bagi perempuan.


Ya, Jakarta adalah kota kesembilan yang ada dalam daftar tersebut. Urutan pertama ditempati oleh Kairo, Mesir. Kemudian disusul oleh Karachi di Pakistan, Kinshasha di Kongo, serta New Delhi di India. Selanjutnya Lima di Peru juga masuk dalam daftar kota paling tidak aman bagi perempuan, disusul oleh Mexico City di Meksiko, Dhaka di Bangladesh, serta Lagos di Nigeria. Jakarta kemudian masuk di nomor 9 dan diikuti oleh Istanbul, Turki di posisi kesepuluh.


Ada 4 kunci utama yang menjadi indikator penilaian Thomson Reuters Foundation, yaitu kekerasan seksual, akses kesehatan, praktik keagamaan, serta peluang ekonomi. Berdasarkan hasil survei, kondisi paling parah terletak pada kekerasan seksual yang meliputi pelecehan, pemerkosaan, atau serangan tindak kejahatan lainnya. Tingkat cukup parah juga terlihat dari praktek keagamaan, meliputi pemotongan alat kelami perempuan, pernikahan di bawah umur, dan pernikahaan paksa. 


Pada indikator akses kesehatan, Jakarta masih berada di tingkat waspada. Hal ini menyangkup pada ketersediaan akses baik bagi kesehatan reproduksi dan layanan ibu hamil. Sementara untuk peluang ekonomi bagi perempuan, Jakarta tergolong cukup baik meski harus ditingkatkan. Hal ini meliputi edukasi, kepemilikan lahan atau properti, pelayanan ekonomi, hingga kesempatan kerja.


Uniknya, tidak hanya negara dunia ketiga yang masuk sebagai kota paling tidak aman bagi perempuan. Posisi ke-13 dari survei ini justru diduduki oleh New York, sedangkan Paris berada di urutan ke-17, Tokyo di posisi ke-18 dan London di urutan ke-19.


Melihat hasil ini, masih banyak ‘pekerjaan rumah’ kita dalam membentuk dunia yang aman bagi perempuan. Salah satu hal kecil yang bisa Anda lakukan adalah dengan mendidik anak-anak lelaki untuk lebih menghargai perempuan, serta mendidik anak perempuan untuk tidak memberikan toleransi pada tindakan pelecehan seksual.


(Shilla Dipo, foto: commons.wikimedia.org)

You Might Also LIke