Stay in The know

Intermezzo

Apa yang Bisa Anda Lakukan di Hari Sejuta Pohon Sedunia?

Apa yang Bisa Anda Lakukan di Hari Sejuta Pohon Sedunia?

Peringatan Hari Gerakan Menanam 1 Juta Pohon sedunia, sudahkah efektif?

Durasi baca: 4 menit 5 detik.


Hari Gerakan Menanam Sejuta Pohon Sedunia menjadi salah satu peringatan penting yang dirayakan setiap tanggal 10 Januari. Pemerintah, swasta hingga berbagai organisasi turut ambil adil dalam momen penting tersebut. Kali ini GLITZMEDIA.CO mewawancarai salah satu organisasi lingkungan hidup terbesar di Indonesia, yakni Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI). Fatilda Helly Hasibuan, selaku Manajer Kampanye Hutan dan Perkebunan, menjelaskan bahwa masih banyak hal yang perlu masyarakat dan pemerintah perhatikan untuk melestarikan alam ini.


Apakah WALHI?

Sebelum berbicara lebih jauh, WALHI merupakan salah satu organisasi gerakan lingkungan hidup di Indonesia yang sudah berdiri sejak 15 Oktober 1980. Selama ini WALHI terus berupaya mendorong upaya penyelamatan lingkungan akan pengakuan hak atas pelestarian alam. Mereka seringkali mengkritisi langkah pemerintah yang kerap menyalahgunakan wewenangnya dalam mengalihfungsikan sebuah lahan hingga membuat kerusakan alam yang lebih parah.


Apa peran WAHLI untuk lingkungan hidup?

“Kami selalu melakukan sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya lingkungan hidup. Untuk mereka yang tinggal di kota umumnya kami memberikan sebuah visualisasi secara nyata dan kampanye kreatif. Misalnya, mendatangi beberapa universitas untuk melakukan sosialisasi akan pentingnya menjaga kelestarian alam. Kami akan memberikan banyak gambaran yang indah sekaligus mengerikan seperti kebakaran hutan beserta dampak yang terjadi jika seseorang lengah merawat lingkungan. Kami selalu mengajak masyarakat untuk berdialog dan bertukar pikiran guna menyelesaikan masalah yang terjadi di alam secara bersama,” ujar perempuan kelahiran Medan ini.


Apa pula peran WAHLI di peringatan Hari Gerakan Menanam 1 Juta Pohon Sedunia? 

“Kalau menanam pohon biasanya kami lakukan di daerah, karena di sana masih banyak sekali lahan yang bisa ditanami. Beda dengan di Jakarta yang sudah penuh dengan gedung bertingkat. Kalau di Jakarta kami hanya ingin menghimbau kepada seluruh lapisan untuk lebih mencintai lingkungan hidup tempat mereka berpijak. Menjaga kelestarian alam dari hal kecil seperti membuang sampah pada tempatnya sudah sangat membantu mengurangi polusi udara saat ini,” tambahnya.



(Foto: Dok. Fatilda Helly Hasibuan)

You Might Also LIke