Stay in The know

Skincare

Mengapa Kulit Bagian Bokong Tampak Lebih Gelap? Berikut Jawabannya

Mengapa Kulit Bagian Bokong Tampak Lebih Gelap? Berikut Jawabannya

Gesekan menjadi salah satu penyebabnya.

Durasi baca: 50 detik


Berbicara soal penampilan, bukan hanya soal wajah dan lekuk tubuh saja, tetapi bersih atau tidaknya kulit juga menjadi bagian penting bagi perempuan. Sama seperti payudara, kulit bagian bokong selalu menjadi daya tarik sendiri, terutama saat Anda ingin mengenakan bikin ketika musim libur tiba. Anehnya, meski sering tertutupi oleh celana, tetapi kulit bagian bawah ini seringkali berwarna gelap dan kasar. Lantas apa penyebabnya? Berikut jawabannya.


Intensitas Gesekan 

Pemakaian celana dalam yang terlalu ketat tidak hanya buruk bagi kesehatan Miss.V, tetapi juga bisa menyebabkan iritasi akibat gesekan secara terus menerus. Awalnya bagian bokong akan terasa gatal dan memerah, selanjutnya kulit akan mengalami perubahan warna menjadi lebih gelap, karena lapisannya lambat laun semakin terkikis dan mulai terasa kasar.


Perubahan Hormon

Perubahan hormon di dalam diri perempuan bisa menjadi salah satu pemicu timbulnya jerawat dan warna gelap pada bagian bokong. Pergerakan hormon di dalam tubuh, terutama ketika menstruasi akan merangsang timbulnya kelenjar keringat dan minyak lebih banyak. Termasuk jika Anda malas mengganti pembalut.


Kesalahan Memilih Pakaian Dalam

Anda sebaiknya menggunakan pakaian dalam yang berbahan katun dan tidak terlalu ketat atau terlalu longgar saat dikenakan. Hindari segala jenis pakaian dalam yang memiliki renda dan berbahan spandex karena sulit menyerap keringat serta menimbulkan gatal-gatal pada bagian Miss.V hingga bokong. Garukan yang terlalu keras akan menyakiti kulit hingga menyebabkan iritasi dan warna menggelap.


Tidak Menjaga Kebersihan Bokong

Jerawat tidak hanya muncul pada bagian wajah, punggung, dan Miss.V, tetapi juga bokong. Benjolan kecil ini biasanya hidup di daerah kulit yang lembap dan kotor. Pada saat jerawat muncul di bokong, sebaiknya jangan pernah memecahkannya, karena akan meninggalkan jaringan parut atau bekas luka yang akan mengubah warna kulit dan sangat sulit untuk menghilangkannya.


(Elizabeth Puspa, Foto: pxhere.com)

You Might Also LIke